Tanggal Keberangkatan 16 November 2024 sampai dengan 1 Desember 2024
Untuk 15 Seat ONLY!!
Selama 15 Hari
Hotel Makkah : Kiswah Hotel
Hotel Madinah : Front Taiba Hotel
Semoga Allah SWT Ridho memampukan kita semua menghamba bersama di baitullah yaa..
Aamiin Ya Mujib
Info lebih lanjut hubungi admin
0811989127 / 081806068298
#umrahramadhan #UmrahBerjamaah #suppliervisaumrah #supplierhotelmakkahmadinah #supplierumrahservices
| NOMOR | NAMA | SERTIFIKAT |
|---|---|---|
| 1 | MUHAMMAD KHALID HAMKA | Lihat Sertifikat |
| 2 | ANY FARHANY | Lihat Sertifikat |
| 3 | MUTHIA HAMKA | Lihat Sertifikat |
| 4 | HASNALY PRITA HAMKA | Lihat Sertifikat |
| 5 | ELIZA ALIYAH HAMKA | Lihat Sertifikat |
| 6 | ARIEF MACHMUD | Lihat Sertifikat |
| 7 | NURLAILA WIDARNO | Lihat Sertifikat |
| 8 | KHOIRUNNISA IWAN RIDWAN | Lihat Sertifikat |
| 9 | FATIH AL ARKHAN VIDYA | Lihat Sertifikat |
| 10 | IMAM DARMAWAN VIDYA | Lihat Sertifikat |
| 11 | OKKY RINDA FAJARIANTI | Lihat Sertifikat |
| 12 | NAFISYA AZ ZAHRA VIDYA | Lihat Sertifikat |
| 13 | PUAN MAHARANI VIDYA | Lihat Sertifikat |
| 14 | YUKKI NUGRAHAWAN VIDYA | Lihat Sertifikat |
| 15 | SURYADI MAAS | Lihat Sertifikat |
| 16 | SUSY AMELIA VIDYA | Lihat Sertifikat |
Umrah Berjamaah memberikan Fasilitas titip doa bagi Jamaah yang akan berangkat ke Baitullah. Form Titip do’a bisa disebarkan untuk siapa saja yang diinginkan oleh jamaah agar do’anya bisa dibacakan saat di Baitullah.
Jamaah cukup klik “Lihat Form” kemudian link tersebut di Copy dan di sebarkan. Titipan do’a yang telah diisi akan disiapkan link khusus kepada jamaah secara pribadi demi menjaga kerahasiaan dari do’a yang dititipkan.
Ibadah umroh merupakan ibadah ziarah ke kota Mekkah dengan melaksanakan beberapa amalan mulai dari niat/ ihram, tawaf, sa’i hingga diakhiri dengan memotong rambut.
Allah SWT menjadikan Ka’bah sebagai Baitullah menjadi tempat berkumpul seluruh umat Islam di seluruh dunia. Hal ini sebagaimana Allah SWT telah berfirman dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 125 yang memiliki arti:
“Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’ dan yang sujud” (QS. Al Baqarah: 125).
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda,
العمرةُ إلى العمرةِ كفَّارَةٌ لمَا بينَهمَا ، والحجُّ المبرورُ ليسَ لهُ جزاءٌ إلا الجنَّةُ
“Satu umrah hingga umrah berikutnya adalah penggugur dosa-dosa di antara keduanya. Dan haji yang mabrur, tiada ganjaran bagi pelakunya melainkan surga” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349).
Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
“Iringi umrah dengan haji atau sebaliknya, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Dan tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. An-Nasa’i no. 2629).
Al Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan,
واختلف في المراد بالحج الأصغر، فالجمهور على أنه العمرة
“Para ulama berbeda pendapat tentang apa yang dimaksud dengan al hajj al ashghar (haji kecil). Jumhur ulama mengatakan bahwa maksudnya adalah umrah” (Fathul Bari, 8: 178).
Dalam ibadah haji atau umrah ada berbagai ibadah yang agung yang memiliki keutamaan-keutamaan. Di antaranya: mengucapkan talbiyah, thawaf di Ka’bah, sa’i, minum air zam-zam, shalat di Masjidil Haram, tahallul, dan ibadah-ibadah lainnya.
نَوَيْتُ اْلعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitul ‘Umrota wa achromtu bihā lillāhi ta’āla.
Artinya: Aku niat Umroh dengan berIhrom karena Allah Ta’ala.
Semua kegiatan pasti diawali dengan niat, termasuk ibadah umroh. Dalam ibadah umroh, niat ini diberi istilah ihram. Orang yang akan melakukan ibadah umroh menggunakan pakaian ihram (tanpa jahitan) dan melafazkan niat dari Miqat (titik awal memulai ibadah umroh).
Rukun umroh selanjutnya adalah tawaf. Tawaf yakni mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Titik awal Thawaf ini dimulai dari Hajar Aswad dan dianjurkan untuk mengusap Hajar Aswad ketika melewatinya. Bila tidak memungkinkan untuk mengusap Hajar Aswad, jama’ah diperbolehkan dengan hanya memberi isyarat berupa lambaian tangan ke arah Hajar Aswad di batas start tawaf atau tanda lampu hijau atau pada tulisan “Tawaf Start Here”
Ketika melakukan Thawaf kita diperbolehkan pula untuk berdzikir maupun melafadzkan doa atau harapan yang dimiliki.
Sa’i adalah berlari-lari kecil dari bukit Shafa ke bukit Marwah. Rukun umroh yang satu ini dilakukan sebanyak tujuh kali. Tidak ada doa yang wajib dibacakan, sehingga dalam melakukan Sa’i diperbolehkan untuk memanjatkan doa yang diinginkan. Rangkaian ibadah Sa’i ini berasal dari kisah Siti Hajar ketika mencarikan minum bagi Ismail saat masih kecil. Istri nabi Ibrahim itu berlari bolak-balik mencari air dari sumber mata air yang kini dikenal dengan mata air zam-zam.
Rukun umroh yang berikutnya adalah Tahallul. Tahallul bermakna melepaskan diri dari larangan ihram seperti mencukur rambut atau menggunting rambut paling sedikit tiga helai rambut.
Tahallul ini dilakukan di luar Masjidil Haram dekat Bukit Marwah. Setelah melakukan Tahallul, jama’ah bebas dari larangan ketika menunaikan ibadah umroh.