Paket Umrah PrivateNifsu Sya’ban Detail Seat Tersedia Itinerary Tentang Umrah Tips Perjalanan galeri Paket Private 9 Hari Jakarta Jeddah Usia Min : 0+ 18 Februari – 26 Februari 2024 Jamaah : 16 Seat Hotel Makkah : Miqad Ajyed Hotel Madinah : Karem Golden DAFTAR UMRAH Bismillahirohmanirrohim..Allahuma Sholiala Sayidina Muhammad.. Nisfu Syaban adalah malam dibukanya 300 pintu rahmat dan pintu ampunan oleh Allah SWT untuk manusia, pengertian ini diperkuat oleh hadits Abu Hurairah RA. Jadwal keberangkatan Umrah Private #UmrahBerjamaah yang akan dilaksanakan bersama Dans Umroh Travel pada tanggal 18 Februari hingga tanggal 26 Februari tahun 2024 untuk manaqib bersama keluarga Abah Anom Suryalaya Tasikmalaya Detail Madinah 4 Malam: Hotel Madinah : Karem Golden Makkah 5 Malam: Hotel Makkah : Miqad Ajyed Paket Paket Umrah Private sebanyak 16 Jamaah Lokasi keberangkatan & Kepulangan Soekarno Hatta International Airport (Peta Lokasi) Jam Berkumpul 5 Jam Sebelum Keberangkatan Paket Termasuk Visa Umroh Tiket Pesawat Jakarta – Garuda Indonesia PP Hotel Mekkah – Madinah Hotel Full Board Muthawif berbahasa Indonesia Manasik Umroh (di Madinah) Umroh 2x Ziarah Mekkah dan Madinah Bus Full AC Handling Bandara Perlengkapan Umrah Exclusive Air Zam-zam 5 liter Paket Tidak Termasuk Pembuatan/perpanjang Passport Tiket Domestik Pengeluaran Pribadi Persyaratan Keberangkatan Passpor min 1 Tahun masa berlaku Vaksin 1, 2 dan booster Perlengkapan Ekslusif Koper Kain Ihram Mukena Lanyard Member Card Perjalanan Buku Panduan Umrah Seat Tersedia DAFTAR SEKARANG Itinerary 11 Hari Tentang Umrah Ibadah umroh merupakan ibadah ziarah ke kota Mekkah dengan melaksanakan beberapa amalan mulai dari niat/ ihram, tawaf, sa’i hingga diakhiri dengan memotong rambut. Allah SWT menjadikan Ka’bah sebagai Baitullah menjadi tempat berkumpul seluruh umat Islam di seluruh dunia. Hal ini sebagaimana Allah SWT telah berfirman dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 125 yang memiliki arti: “Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’ dan yang sujud” (QS. Al Baqarah: 125). Keutamaan Haji & Umroh Umrah menggugurkan dosa Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda, العمرةُ إلى العمرةِ كفَّارَةٌ لمَا بينَهمَا ، والحجُّ المبرورُ ليسَ لهُ جزاءٌ إلا الجنَّةُ “Satu umrah hingga umrah berikutnya adalah penggugur dosa-dosa di antara keduanya. Dan haji yang mabrur, tiada ganjaran bagi pelakunya melainkan surga” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349). Haji dan umrah menghilangkan kefakiran Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ “Iringi umrah dengan haji atau sebaliknya, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Dan tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. An-Nasa’i no. 2629). Umrah adalah haji kecil Al Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan, واختلف في المراد بالحج الأصغر، فالجمهور على أنه العمرة “Para ulama berbeda pendapat tentang apa yang dimaksud dengan al hajj al ashghar (haji kecil). Jumhur ulama mengatakan bahwa maksudnya adalah umrah” (Fathul Bari, 8: 178). Mendapat keutamaan dari berbagai ibadah yang agung Dalam ibadah haji atau umrah ada berbagai ibadah yang agung yang memiliki keutamaan-keutamaan. Di antaranya: mengucapkan talbiyah, thawaf di Ka’bah, sa’i, minum air zam-zam, shalat di Masjidil Haram, tahallul, dan ibadah-ibadah lainnya. Rukun Umroh Niat/Ihram نَوَيْتُ اْلعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلَّهِ تَعَالَى Nawaitul ‘Umrota wa achromtu bihā lillāhi ta’āla. Artinya: Aku niat Umroh dengan berIhrom karena Allah Ta’ala. Semua kegiatan pasti diawali dengan niat, termasuk ibadah umroh. Dalam ibadah umroh, niat ini diberi istilah ihram. Orang yang akan melakukan ibadah umroh menggunakan pakaian ihram (tanpa jahitan) dan melafazkan niat dari Miqat (titik awal memulai ibadah umroh). Tawaf Rukun umroh selanjutnya adalah tawaf. Tawaf yakni mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Titik awal Thawaf ini dimulai dari Hajar Aswad dan dianjurkan untuk mengusap Hajar Aswad ketika melewatinya. Bila tidak memungkinkan untuk mengusap Hajar Aswad, jama’ah diperbolehkan dengan hanya memberi isyarat berupa lambaian tangan ke arah Hajar Aswad di batas start tawaf atau tanda lampu hijau atau pada tulisan “Tawaf Start Here” Ketika melakukan Thawaf kita diperbolehkan pula untuk berdzikir maupun melafadzkan doa atau harapan yang dimiliki. Sa’i Sa’i adalah berlari-lari kecil dari bukit Shafa ke bukit Marwah. Rukun umroh yang satu ini dilakukan sebanyak tujuh kali. Tidak ada doa yang wajib dibacakan, sehingga dalam melakukan Sa’i diperbolehkan untuk memanjatkan doa yang diinginkan. Rangkaian ibadah Sa’i ini berasal dari kisah Siti Hajar ketika mencarikan minum bagi Ismail saat masih kecil. Istri nabi Ibrahim itu berlari bolak-balik mencari air dari sumber mata air yang kini dikenal dengan mata air zam-zam. Tahallul Rukun umroh yang berikutnya adalah Tahallul. Tahallul bermakna melepaskan diri dari larangan ihram seperti mencukur rambut atau menggunting rambut paling sedikit tiga helai rambut. Tahallul ini dilakukan di luar Masjidil Haram dekat Bukit Marwah. Setelah melakukan Tahallul, jama’ah bebas dari larangan ketika menunaikan ibadah umroh. Tertib Rukun umroh yang terakhir adalah tertib. Tertib memiliki maksud bahwa para jama’ah ibadah umroh harus melaksanakan segala rukun umroh satu persatu atau sesuai urutan dan aturan yang ditetapkan. Pastikan ketika melaksanakan rukun umroh kamu tidak boleh melewatkan atau melompati rangkaian ibadah umroh HUBUNGI ADMIN Tips Perjalanan Umroh Hal-hal penting untuk diketahui calon jamaah Umroh adalah sebagai berikut : Mengetahui Musim di Arab Saudi Di Arab Saudi hanya terdapat dua musim, yakni panas dan dingin. Meski mirip dengan Indonesia, terdapat perbedaan dari segi kelembaban yang menyebabkan di Arab sangat jarang sekali hujan. Dua kota yang tentunya disinggahi oleh para peziarah dari Indonesia adalah Makkah dan Madinah, yang memiliki sedikit perbedaan suhu karena letak geografisnya. Kalau kita sudah mengetahui suhu dan musim di sana, kita bisa menyesuaikan dan mengantisipasi dengan membawa perlengkapan untuk kenyamanan kita selama di Arab Saudi. Menjaga Kesehatan Perjalanan umroh banyak membutuhkan kekuatan fisik, seperti tawaf (keliling Kabah) sebanyak 7 kali dan sai (berlari kecil dari Safa ke Marwah) 7 kali. Jarak tempuh tawaf sangat bergantung pada kedekatan jemaah dengan Ka’bah yang menjadi pusat pengitaran, mulai dari 200 meter seputaran (1.400 meter untuk 7 putaran) dan semakin jauh dari Ka’bah semakin jauh jarak tempuh. Lalu, jarak antara Shafa ke Marwah sekitar 450 meter, sehingga perjalanan tujuh kali berjumlah kurang lebih 3,15 kilometer. Jadi,