Paket Umrah Reguler
Awal Tahun 9 Hari

Umrah Berjamaah
Bismillahirohmanirrohim..
Allahuma Sholiala Sayidina Muhammad..
 
Awal tahun 2024 UmrahBerjamaah mengadakan Paket Umrah Reguler untuk 9 Hari Perjalanan. Untuk kenyamanan Jamaah yang dari berbagai wilayah di Indonesia bukan hanya yang berada di Jakarta dan sekitarnya, tapi di pulau jawa maupun luar pulau jawa. UmrahBerjamaah memberikan Fasilitas untuk menginap semalam sehari sebelum keberangkatan di Hotel dekat Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Harga yang terjangkau dan Fasilitas yang menarik untuk kenyamanan dari Jamaah menjadi prioritas dalam memuliakan tamu Allah.
 
Segera daftarkan diri Anda untuk ikut Umrah bersama UmrahBerjamaah, cukup DP Rp. 3.000.000,- untuk mendapatkan kuota dan bisa mencicil pelunasan sampai bulan Januari 2024. 

Detail

Madinah 4 Malam:

Hotel Madinah : Taqwa Manazel | Bintang *** / Setaraf

Makkah 5 Malam:

Hotel Makkah : Al Fajr AlBadya 2 | Bintang *** / Setaraf

Paket

Paket Umrah Reguler Rp. 31.000.000

Itinerary 9 Hari

Hari 1. Jakarta – Jeddah – Madinah (MOB)

  • Berkumpul 3 jam sebelum keberangkatan di Bandara Soekarno Hatta Jakarta Indonesia
  • Penerbangan menuju Jeddah
  • Meals on Board di Pesawat
  • Tiba di Jeddah menuju Madinah
  • Check in hotel di Madinah

 

Hari 2. Madinah (B,L,D)

  • Makan pagi di hotel
  • Tempat – tempat utama di dalam Masjid Nabawi Madinah:
    Masjid Nabawi: Masjid yang dibangun oleh Nabi Muhammad ﷺ dimana sholat di Masjid Nabawi pahalanya 1000 kali lipat dibandingkan masjid lainnya (kecuali di Masjidil Haram)
    Raudhah: Berada di dalam area Masjid Nabawi dimana area ini di yakini tempat mustajab untuk berdoa, yang disebut oleh Nabi Muhammad ﷺ sebagai taman surga.
    Makam Nabi Muhammad ﷺ, Abu Bakar Ash Shiddiq r.a, Umar bin Khattab r.a: Tempat dimakamkannya jenazah Nabi Muhammad ﷺ beserta ke dua sahabatnya secara berdampingan di dalam area Masjid Nabawi
  • Tempat – tempat yang bisa dikunjungi / dilewati / untuk menikmati suasana di sekitar Masjid Nabawi:
    Nabawi Mosque’s Umbrella Attraction: Menyaksikan / melihat buka tutup payung besar yang digunakan untuk menaungi jamaah di Masjid Nabawi dari panas terik matahari. Payung akan terbuka ba’da sholat subuh dan akan tertutup kembali sore hari / menjelang adzan maghrib
    Bin Dawood Supermarket: Salah satu jaringan supermarket terbesar di Arab Saudi
    Pertokoan Madinah: Tempat berbelanja oleh oleh dan souvenir kota Madinah dan Arab Saudi
    Masjid Al Ghamamah / Masjid Al Musalla: Terletak di samping masjid Nabawi, dimana dulu Nabi Muhammad ﷺ setiap hari raya melaksanakan sholat id di tempat ini
  • Kembali ke hotel
  • Makan siang dan makan malam di hotel
  • Sholat 5 waktu dan beribadah sunnah di Masjid Nabawi

 

Hari 3. Madinah (B,L,D)

  • Makan pagi di hotel
  • City Tour kota Madinah mengunjungi / melewati:
    Makam Jannatul Baqi: Area pemakaman di dekat Masjid Nabawi dimana di tempat ini banyak dimakamkannya keluarga Nabi Muhammad ﷺ seperti istri – istri Nabi Muhammad ﷺ dan cucu maupun cicit beliau
    Masjid Quba: Masjid pertama yang dibangun oleh Nabi Muhammad ﷺ ketika hijrah dari Mekkah ke Madinah dimana sholat di dalam masjid ini pahalanya setara dengan pahala umroh
    Jabal Uhud: Bukit Uhud adalah salah satu tempat yang menjadi tempat peperangan antara Nabi Muhammad ﷺ dan pasukannya melawan kafir Quraisy yang dikenal dengan Perang Uhud. Bukit ini juga merupakan salah satu bukit yang ada di surga nanti
    Masjid Qiblatain: Dikenal juga dengan Masjid Bani Salamah yang merupakan saksi perpindahan arah kiblat kaum muslimin dari Masjid Al Aqsa ke Ka’bah di Masjidil Haram
    Masjid Khandaq: Masjid yang dulu merupakan salah satu tempat berperangnya Nabi Muhammad ﷺ dan pasukannya pada perang Khandaq (parit)
    Kebun dan Pasar Kurma: Tempat berbelanja kurma beraneka jenis dan aneka oleh oleh Madinah
    Jabal Magnet: Bukit yang memiliki medan magnet di dalamnya sehingga setiap kendaraan yang diam tanpa mesin menyala dapat berjalan sendiri karena daya tarik dari medan magnet terhadap bahan dari besi (optional tour)
  • Kembali ke hotel
  • Makan siang dan makan malam di hotel
  • Sholat 5 waktu dan beribadah sunnah di Masjid Nabawi

 

Hari 4. Madinah – Mekkah (B,L,D)

  • Makan pagi di hotel
  • Persiapan memakai pakaian ihrom di hotel
  • Check out hotel menuju:
    Masjid Bir Ali: Masjid tempat mengambil miqat, untuk menjatuhkan niat umroh dan sholat sunnah 2 rakaat, dilanjutkan menuju Mekkah untuk melaksanakan umroh
  • Makan siang dan sholat jama’ dzuhur ashar saat istirahat dalam perjalanan
  • Check in hotel di Mekkah
  • Pelaksanaan umroh ke -1:
    Umroh ke -1: Melaksanakan umroh pertama dengan rukun umroh Tawaf, Sa’i, Tahallul dan Tertib sesuai sunnah
  • Kembali ke hotel
  • Makan malam di hotel
  • Sholat 5 waktu dan beribadah sunnah di Masjidil Haram

 

Hari 5. Mekkah (B,L,D)

  • Makan pagi di hotel
  • Tempat – tempat utama di dalam Masjidil Haram Mekkah:
    Masjidil Haram: Masjid terluas di dunia yang di dalamnya terdapat Ka’bah dimana sholat di dalamnya pahalanya 100.000 kali lipat di bandingkan masjid lainnya
    Ka’bah: Pusat dan arah kiblat umat Islam ketika beribadah sholat yang dibangun oleh Nabi Ibrahim عَلَيْهِ ٱلسَّلَامُ yang juga merupakan titik tengah / pusat bumi
    Maqam Ibrahim: Bekas pijakan telapak kaki Nabi Ibrahim عَلَيْهِ ٱلسَّلَامُ ketika membangun Ka’bah
    Hijr Ismail: Dinding berbentuk setengah lingkaran yang merupakan bagian dari Ka’bah
    Bukit Shofa dan Marwah: Dua bukit untuk tempat ibadah Sa’i dimana dulu Siti Hajar mengelilingi / mengitarinya sebanyak 7 kali ketika mencari air untuk si kecil Nabi Ismail عَلَيْهِ ٱلسَّلَامُ yang sedang kehausan
  • Tempat – tempat yang bisa dikunjungi / dilewati / untuk menikmati suasana di sekitar Masjidil Haram:
    Zam Zam Tower Building: Sebuah komplek perhotelan dan pertokoan / mall yang letaknya persis di depan Masjidil Haram
    Mecca Tower Clock: Menara Jam Mekkah, salah satu bangunan tertinggi di dunia
    Bin Dawood Supermarket: Salah satu jaringan supermarket terbesar di Arab Saudi
    Al Baik Fried Chicken: Fried Chicken khas Arab Saudi yang lezat rasanya
    Misfalah Street: Jalan Misfalah di belakang Zam Zam Tower Building yang sangat terkenal dengan padatnya pejalan kaki, kendaraan, hotel dan deretan kios yang menjual beraneka ragam barang
    Misfalah Bird’s Attraction: Menyaksikan / melihat ribuan burung merpati di area jalan misfalah
  • Kembali ke hotel
  • Makan siang dan makan malam di hotel
  • Sholat 5 waktu dan beribadah sunnah di Masjidil Haram

 

Hari 6. Mekkah (B,L,D)

  • Makan pagi di hotel
  • City Tour kota Mekkah mengunjungi / melewati:
    Jabal Tsur: Sebuah bukit dimana terdapat gua Tsur tempat Nabi Muhammad ﷺ dan sahabat Abu Bakar Ash Shiddiq r.a bersembunyi dari kejaran orang Quraisy pada waktu hijrah dari Mekkah ke Madinah
    Padang Arafah: Area terbuka dan luas sebagai tempat wukufnya jamaah haji ketika musim haji
    Jabal Rahmah: Salah satu bukit di area padang arafah yang merupakan tempat bertemunya Nabi Adam عَلَيْهِ ٱلسَّلَامُ dan Siti Hawa setelah berpisah ratusan tahun ketika diturunkan Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى dari surga ke bumi
    Muzdalifah: Area terbuka tempat jamaah haji singgah dan bermalam setelah dari Arafah
    Mina: Tempat mabit dan melempar jumroh
    Jabal Nur: Sebuah bukit dimana terdapat gua Hira tempat turunnya wahyu pertama kali kepada Nabi Muhammad ﷺ
    Gua Hira: Mendaki Jabal Nur untuk melihat langsung gua Hira (optional tour)
    Masjid Jin: Masjid tempat sekelompok Jin berbai’at kepada Nabi Muhammad ﷺ untuk beriman kepada Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى
    Pemakaman Ma’la: Tempat pemakaman penduduk Mekkah atau jamaah haji / umroh yang meninggal di Mekkah
    Clock Tower Museum: Museum yang terletak di lantai puncak Zam Zam Tower Building dimana jamaah bisa melihat view Masjidil Haram dan kota Mekkah dari ketinggian (optional tour)
    Museum As Haabee: Museum yang mengabadikan napak tilas perjuangan Nabi Muhammad ﷺ dan para sahabatnya (optional tour)
  • Pelaksanaan umroh ke -2:
    Masjid Ji’ronah: Masjid tempat mengambil miqat, untuk menjatuhkan niat umroh dan sholat sunnah 2 rakaat
    Umroh ke -2: Melaksanakan umroh kedua dengan rukun umroh Tawaf, Sa’i, Tahallul dan Tertib sesuai sunnah
  • Kembali ke hotel
  • Makan siang dan makan malam di hotel
  • Sholat 5 waktu dan beribadah sunnah di Masjidil Haram

 

Hari 7. Mekkah (B,L,D)

  • Makan pagi di hotel
  • Museum Two Holy Mosques “ Masjid Al Nabawi & Masjid Al Haram “ jika peraturan di izinkan
  • Pasar Kakiyah ( Pasar Buah Terbesar Mekkah )
  • Kegiatan / acara bebas secara mandiri: Di hari bebas ini masing – masing bisa menghabiskan waktu seharian dengan beribadah atau bisa dengan mengunjungi / melewati / menikmati suasana di sekitar Masjidil Haram
  • Kembali ke hotel
  • Makan siang dan makan malam di hotel
  • Sholat 5 waktu dan beribadah sunnah di Masjidil Haram

 

Hari 8. Mekkah – Jeddah (B,L,MOB)

  • Makan pagi di hotel
  • Kegiatan / acara hari terakhir di Mekkah:
    Tawaf Wada: Tawaf perpisahan dengan Ka’bah sebelum kepulangan ke Jakarta Indonesia
  • Sholat jama’ dzuhur ashar di hotel
  • Makan siang di hotel
  • Check out hotel menuju Jeddah
  • City Tour kota Jeddah mengunjungi / melewati:
    Al Balad Corniche: Sebuah area perbelanjaan, pertokoan dan restoran / kios makanan yang terkenal di Jeddah sebagai tempat singgah jamaah umroh / haji sebelum ke bandara Jeddah
    Masjid Qisas: Sebuah tempat dilaksanakannya hukuman Qisas yaitu pelaku kejahatan dibalas seperti perbuatannya, apabila membunuh maka dibalas dengan dibunuh dan bila memotong anggota tubuh maka dipotong juga anggota tubuhnya
    Laut Merah: Laut yang membentang luas di Jazirah Arab
    Masjid Terapung Jeddah: Masjid yang terletak di tepi laut merah
  • Menuju Bandara untuk kepulangan ke Jakarta Indonesia

 

Hari 9. Jeddah – Jakarta (MOB)

  • Penerbangan menuju Jakarta
  • Meals on Board di Pesawat
  • Tiba di Bandara Soekarno Hatta Jakarta Indonesia

 

Program tour dan umroh dapat berubah sesuai kondisi di lapangan

Tentang Umrah

Ibadah umroh merupakan ibadah ziarah ke kota Mekkah dengan melaksanakan beberapa amalan mulai dari niat/ ihram, tawaf, sa’i hingga diakhiri dengan memotong rambut. 

Allah SWT menjadikan Ka’bah sebagai Baitullah menjadi tempat berkumpul seluruh umat Islam di seluruh dunia. Hal ini sebagaimana Allah SWT telah berfirman dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 125 yang memiliki arti:

“Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’ dan yang sujud” (QS. Al Baqarah: 125).

Keutamaan Haji & Umroh

  • Umrah menggugurkan dosa

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda,

العمرةُ إلى العمرةِ كفَّارَةٌ لمَا بينَهمَا ، والحجُّ المبرورُ ليسَ لهُ جزاءٌ إلا الجنَّةُ

“Satu umrah hingga umrah berikutnya adalah penggugur dosa-dosa di antara keduanya. Dan haji yang mabrur, tiada ganjaran bagi pelakunya melainkan surga” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349).

  • Haji dan umrah menghilangkan kefakiran

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Iringi umrah dengan haji atau sebaliknya, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Dan tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. An-Nasa’i no. 2629).

  • Umrah adalah haji kecil

Al Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan,

واختلف في المراد بالحج الأصغر، فالجمهور على أنه العمرة

“Para ulama berbeda pendapat tentang apa yang dimaksud dengan al hajj al ashghar (haji kecil). Jumhur ulama mengatakan bahwa maksudnya adalah umrah” (Fathul Bari, 8: 178).

  • Mendapat keutamaan dari berbagai ibadah yang agung

Dalam ibadah haji atau umrah ada berbagai ibadah yang agung yang memiliki keutamaan-keutamaan. Di antaranya: mengucapkan talbiyah, thawaf di Ka’bah, sa’i, minum air zam-zam, shalat di Masjidil Haram, tahallul, dan ibadah-ibadah lainnya.

Rukun Umroh

    • Niat/Ihram

    نَوَيْتُ اْلعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلَّهِ تَعَالَى

    Nawaitul ‘Umrota wa achromtu bihā lillāhi ta’āla.

    Artinya: Aku niat Umroh dengan berIhrom karena Allah Ta’ala.

    Semua kegiatan pasti diawali dengan niat, termasuk ibadah umroh. Dalam ibadah umroh, niat ini diberi istilah ihram. Orang yang akan melakukan ibadah umroh menggunakan pakaian ihram (tanpa jahitan) dan melafazkan niat dari Miqat (titik awal memulai ibadah umroh).

    • Tawaf

    Rukun umroh selanjutnya adalah tawaf. Tawaf yakni mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Titik awal Thawaf ini dimulai dari Hajar Aswad dan dianjurkan untuk mengusap Hajar Aswad ketika melewatinya. Bila tidak memungkinkan untuk mengusap Hajar Aswad, jama’ah diperbolehkan dengan hanya memberi isyarat berupa lambaian tangan ke arah Hajar Aswad di batas start tawaf atau tanda lampu hijau atau pada tulisan “Tawaf Start Here”

    Ketika melakukan Thawaf kita diperbolehkan pula untuk berdzikir maupun melafadzkan doa atau harapan yang dimiliki.

    • Sa’i

    Sa’i adalah berlari-lari kecil dari bukit Shafa ke bukit Marwah. Rukun umroh yang satu ini dilakukan sebanyak tujuh kali. Tidak ada doa yang wajib dibacakan, sehingga dalam melakukan Sa’i diperbolehkan untuk memanjatkan doa yang diinginkan. Rangkaian ibadah Sa’i ini berasal dari kisah Siti Hajar ketika mencarikan minum bagi Ismail saat masih kecil. Istri nabi Ibrahim itu berlari bolak-balik mencari air dari sumber mata air yang kini dikenal dengan mata air zam-zam.

    • Tahallul

    Rukun umroh yang berikutnya adalah Tahallul. Tahallul bermakna melepaskan diri dari larangan ihram seperti mencukur rambut  atau menggunting rambut paling sedikit tiga helai rambut.

    Tahallul ini dilakukan di luar Masjidil Haram dekat Bukit Marwah. Setelah melakukan Tahallul, jama’ah bebas dari larangan ketika menunaikan ibadah umroh.

    • Tertib
    Rukun umroh yang terakhir adalah tertib. Tertib memiliki maksud bahwa para jama’ah ibadah umroh harus melaksanakan segala rukun umroh satu persatu atau sesuai urutan dan aturan yang ditetapkan. Pastikan ketika melaksanakan rukun umroh kamu tidak boleh melewatkan atau melompati rangkaian ibadah umroh

Tips Perjalanan Umroh

Hal-hal penting untuk diketahui calon jamaah Umroh adalah sebagai berikut : 

  • Mengetahui Musim di Arab Saudi

Di Arab Saudi hanya terdapat dua musim, yakni panas dan dingin. Meski mirip dengan Indonesia, terdapat perbedaan dari segi kelembaban yang menyebabkan di Arab sangat jarang sekali hujan.

Dua kota yang tentunya disinggahi oleh para peziarah dari Indonesia adalah Makkah dan Madinah, yang memiliki sedikit perbedaan suhu karena letak geografisnya. Kalau kita sudah mengetahui suhu dan musim di sana, kita bisa menyesuaikan dan mengantisipasi dengan membawa perlengkapan untuk kenyamanan kita selama di Arab Saudi.

  • Menjaga Kesehatan

Perjalanan umroh banyak membutuhkan kekuatan fisik, seperti tawaf (keliling Kabah) sebanyak 7 kali dan sai (berlari kecil dari Safa ke Marwah) 7 kali. Jarak tempuh tawaf sangat bergantung pada kedekatan jemaah dengan Ka’bah yang menjadi pusat pengitaran, mulai dari 200 meter seputaran (1.400 meter untuk 7 putaran) dan semakin jauh dari Ka’bah semakin jauh jarak tempuh. Lalu, jarak antara Shafa ke Marwah sekitar 450 meter, sehingga perjalanan tujuh kali berjumlah kurang lebih 3,15 kilometer. Jadi, tawaf dan sai adalah perjalanan total minimal 4,55 kilometer ditempuh dengan jalan kaki.

Kemudian, selain beribadah di Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi, biasanya ketika jamaah ke Tanah Suci juga sekaligus berziarah ke tempat lainnya yang terletak di kota berbeda, seperti Masjid Al Aqsha dan Gunung Jabal Nur. Oleh sebab itu, kesehatan fisik sangat penting saat kita berada di Tanah Suci.

  • Membawa Keperluan Pribadi

Kalau kita sudah mengetahui gambaran kondisi suhu, musim di Tanah Suci, kita bisa mengantisipasi dengan membawa keperluan pribadi seperti obat-obatan, perawatan tubuh dan pakaian yang sesuai. Kalau kita tidak terbiasa dingin dan gampang masuk angin terutama di malam hari, kita bisa membawa minyak angin atau jamu penghangat tubuh.

Kemudian, karena keadaan udara di Arab yang kering, jemaah terutama yang wanita perlu membawa lotion untuk menjaga kelembaban kulit. Selain itu, untuk wanita harus menggunakan pakaian sopan dan tertutup. Masker penutup wajah diperlukan untuk menjaga pernapasan terutama saat bepergian ke luar saat ada angin kencang yang bisa membawa pasir.

  • Mengetahui Aturan di Arab Saudi

Terdapat sejumlah aturan terkait kesopanan di negara Islam ini, yang terangkum dalam Piagam Kesopanan Umum (Public Decorum Charter). Secara umum seperti dikutip dari visitsaudi.com, semua orang harus berpakaian sopan dan wanita harus menutupi bahu dan lutut di tempat publik. Di tempat umum, orang juga tidak boleh bermesraan serta menggunakan bahasa kasar atau menunjukkan gaya tubuh yang tidak sopan.

Selain itu, tidak diperbolehkan membawa, membeli dan mengkonsumsi minuman beralkohol di Arab. Tidak diperkenankan juga melakukan tindakan yang menunjukkan kebencian, rasisme, diskriminasi, dan perilaku tidak senonoh termasuk kekerasan seksual. Pelanggar aturan kesopanan ini akan terkena denda mulai dari SAR50 hingga SAR6.000 (Rp180.000 hingga Rp2,25 juta).

  • Mempelajari Kebiasaan di Tanah Arab

Ada beberapa kebiasaan baik orang-orang asli Arab. Salah satunya adalah ketika azan berkumandang, semua orang pasti langsung meninggalkan aktivitas atau pekerjaannya dan pergi untuk shalat berjamaah di masjid. Jadi, tidak heran bila pedagang di pasar meninggalkan begitu saja barang dagangan ketika mendengar panggilan shalat.

Contoh lain, orang Arab terbiasa bersuara keras dalam mengekspresikan kekuatan dan ketulusan. Namun, hal ini jangan disalahartikan bahwa mereka gampang marah, hanya saja memang kebiasaan mereka seperti itu. Sebaliknya, wanita tidak perlu tersenyum untuk menunjukkan kesopanan karena bisa ditafsirkan sebagai menggoda dalam budaya Arab.

  • Manasik

Sebelum berangkat ke Tanah Suci, calon jemaah sangat disarankan untuk mengikuti manasik atau peragaan pelaksanaan ibadah yang diselenggarakan oleh biro perjalanan. Dalam manasik, kita bisa belajar praktik ritual dengan kondisi mirip di Tanah Suci dan menanyakan hal yang belum kita mengerti kepada pembimbing umroh.

  • Persiapan Biaya

Selain tiket pesawat, hotel dan fasilitas yang sudah ditanggung oleh travel, jamaah hendaknya mempersiapkan biaya-biaya yang diperlukan untuk keperluan pribadi seperti biaya untuk pembelian oleh-oleh, kuliner di luar travel dan lain-lain.

Galeri

Bergabung bersama Umrah Berjamaah​

Ingin mendapatkan segala tentang info terkini #UmrahBerjamaah Silahkan klik Ikuti Umrah Berjamaah dibawah ini
Buka MelBet Indonesia dan nikmati permainan kasino favorit Anda!
Hari
Jam
Menit
Detik

Menuju Idul Fitri 1447 H / 2026 M

Daftar Umrah Ramadhan
Hari
Jam
Menit
Detik

Menuju Idul Fitri 1447 H / 2026 M

Daftar Badal Umrah Ramadhan
Hari
Jam
Menit
Detik

Menuju Idul Fitri 1447 H / 2026 M

Pesan Visa Umrah